Edukasi Penggunaan Bahan Tambahan Makanan yang Aman Bagi Kesehatan di Panjatan Kulon Progo

Main Article Content

Warsi Warsi
Sunarti Sunarti (*) sunarti@ikm.uad.ac.id
Iin Narwanti

(*) Corresponding Author

Abstract

Keamanan pangan saat ini masih menjadi sorotan publik, terutama keamanan pangan pada makanan jajanan. Penggunaan bahan tambahan makanan sintetis sering menjadi permasalahan terutama pada produksi pangan non pabrikan. Lansia merupakan salah satu kelompok rentan sehingga kemanan pangan lansia harus selalu di jaga. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi penggunaan bahan tambahan makanan yang aman dengan sasaran lansia di wilayah Pimpinan Cabang Muhammadiyyah (PCM)  Panjatan Kulon Progo. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi tentang penggunaan bahan tambahan makanan untuk kelompok lansia di wilayah PCM Panjatan Kulon Progo. Metode yang digunakan ceramah dan diskusi interaktif. Hasil pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan dari median 40 menjadi 90 dengan nilai p value 0.001. Simpulan; Edukasi penggunaan bahan tambahan makanan pada lansia meningkatkan pengetahuan lansia tentang penggunaan bahan tambahan makanan yang aman.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Warsi, W., Sunarti, S., & Narwanti, I. (2025). Edukasi Penggunaan Bahan Tambahan Makanan yang Aman Bagi Kesehatan di Panjatan Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 2(4), 325–330. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v2i4.95
Section
Articles

References

Andarwulan, N., Kusnandar, F. and Herawati, D. (2018) ‘Pengelolaan Data Analisis Pangan’, Pang4411/Modul 1 1.3, 1 .1.3(Net-Work Science .), pp. 1.1-1.39.

BPOM RI (2019) ‘Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 11 tahun 2019’.

Effendi, F. (2022) I’rab Alqur’an Per Kata. Pertama. Edited by A.I. Al Mishri. Jakarta: Al Mubarok.

Humaedi, S., Wibowo, B. and Raharjo, S.T. (2020) ‘KELOMPOK RENTAN DAN KEBUTUHANNYA ( Sebuah Kajian Hasil Pemetaan Sosial CSR PT Indonesia Power UPJP Kamojang )’, Social work journal, 0042, pp. 61–72. Available at: https://doi.org/10.24198/share.v10i1.26896.

Notoadmodjo, S. (2012) Promosi Kesehatan & Prilaku Kesehatan, Jakarta: EGC.

Rifai, B. et al. (2023) ‘DARMABAKTI Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Penyuluhan Mengenai Bahan Tambahan Pangan Pengawet dan Pewarna kepada Siswa SMP Singosari Kabupaten Malang’, 02(September 2022), pp. 208–214.

Safitri, E. (2010) ‘Keamanan Pangan Dalam Perspektif Ormas Keagamaan di Indonesia (Studi Kasus di NTB dan Jogjakarta)’, pp. 77–92.

Setyawati, G.U. and Mahmudiono, T. (2023) ‘Tingkat Pendidikan, Lama Berjualan dan Pengetahuan Mengenai Bahan Tambahan Pangan dan Methanil Yellow : Studi pada Pedagang Mi Online ( GoFood dan GrabFood ) Di Surabaya Timur’, Media Gizi Indonesia, 18(1), pp. 56–62.

Sunarti, S. and Salamah, N. (2016) ‘Inisiasi Pendirian Kantin Berbasis Food Safety di Kompleks’, pp. 308–312.

Wahyudi, J. (2017) ‘Mengenali bahan tambahan pangan berbahaya : ulasan identifying hazardous materials for food additive: a review’, XIII(1), pp. 3–12.

Widyastuti, N. and Almira, V.G. (2019) Higiene dan Sanitasi dalam Penyelenggaraan Makanan. Yogyakarta: K-Media.

Most read articles by the same author(s)