Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya

Main Article Content

Ruslin Ruslin (*) tianagustina99@gmail.com
Nasrudin Nasrudin
Irnawati Irnawati
Hasnawati Hasnawati
Wahyuni Wahyuni
Sahidin Sahidin
Ari Sartinah
Suryani Suryani
Loly Subhiaty Idrus
Rahmat Muliadi
Abdi Nipangeran
Agustina Agustina
Siti Rahmawati Ondjo

(*) Corresponding Author

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok perempuan usia subur dan remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penyebab, dampak, pencegahan, dan penanganan anemia kepada masyarakat Desa Waworaha, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 di Balai Desa Waworaha dengan melibatkan 17 peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media flyer, brosur, dan presentasi lisan, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan sebagai bagian dari skrining kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 17 peserta, 5 orang (29,4%) teridentifikasi mengalami hipertensi dan 1 orang (5,9%) mengalami anemia. Mayoritas peserta adalah perempuan (82,4%) dengan rentang usia 20 hingga lebih dari 60 tahun. Kegiatan berlangsung selama satu jam dan dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anemia serta langkah-langkah pencegahannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ruslin, R., Nasrudin, N., Irnawati, I., Hasnawati, H., Wahyuni, W., Sahidin, S., … Ondjo, S. R. (2026). Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 3(2), 85–91. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v3i2.115
Section
Articles

References

Anggraeni, dkk. (2023). Fungsi hemoglobin dan dampak defisiensinya terhadap kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 5(1), 12-20.

Astuti Eka Rati. (2023). Faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri. Jambura Journal of Health Science and Research, 5(2), 550-561.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. (2019). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018. Kendari: Dinas Kesehatan Prov. Sultra.

Kemenkes RI. (2024). Buku Saku Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dan Remaja Putri. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Maulina, W., Maryuni, S., & Sari, E. K. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 52-60.

Mei, W. L., Lestari, D. P., & Wibisono. (2020). Pengaruh pemberian jus jambu biji merah dan jeruk terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Jurnal Menara Medika, 2(2).

Nurhidayah, Sumiaty, & Yuliaty. (2022). Prevalensi dan faktor risiko anemia pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 45-53.

Permata, I. I., Achyar, K., & Kusuma, I. R. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 3(3).

Wati, S. W., dkk. (2022). Hubungan asupan zat besi, protein, vitamin C, dan status gizi dengan kadar hemoglobin pada mahasiswi. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 1367-1376.

WHO. (2017). Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!): Guidance to Support Country Implementation. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2019). Prevalence of Anaemia in Women of Reproductive Age. Geneva: World Health Organization.

Yurniati & Dusu, H. (2023). Perbandingan pemberian tablet Fe dengan sari kacang hijau dan vitamin C terhadap peningkatan kadar Hb. JOA: Journal Omicronadpetisi, 2(2), 39-48.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.