Edukasi Insect Bite Rescue pada Remaja mengenai Kejadian Sengatan Tawon di SMA Negeri 1 Sokaraja
Main Article Content
Abstract
Gigitan tawon merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat menimbulkan berbagai reaksi, mulai dari ringan hingga berat, terutama jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada siswa untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan awal (Insect Bite Rescue) guna mencegah komplikasi. Tujuan PkM ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi mengenai cara penanganan apabila terjadi sengatan tawon (Insect Bite Rescue) untuk mencegah komplikasi. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pre-test, penyampaian materi edukatif dan demonstrasi melalui video visual, serta evaluasi dengan melakukan post-test dan penilainan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan siswa, dimana sebelum edukasi sebanyak (36.7%) memiliki pengetahuan kurang, (60.0%) pada kategori cukup dan (3,3%) kategori baik. Kemudian setelah edukasi (10.0%) dengan penegtahuan yang cukup (90.0%) dalam kategori baik. Pada tingkat keterampilan sebelum diberikan demonstrasi (6.7%) dalam kategori cukup kompeten (93.3%) dalam kategori tidak kompeten dan setelah demonstrasi seluruh siswa (100.0%) dalam kategori kompeten. Edukasi Insect Bite Rescue terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adyaksa, N. M., & Sweetasari, A. G. (2023). Pasien stroke akibat sengatan lebah di Rumah Sakit TK. II Dustira Cimahi, Jawa Barat, tahun 2022: sebuah laporan kasus. Intisari Sains Medis, 14(1), 489–491. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1629
Ari Fakhrur Rizal, A., Studi Sarjana Keperawatan, P., Ilmu Keperawatan, F., & Muhammadiyah Kalimantan Timur, U. (2025). PENGARUH PELATIHAN PENANGANAN KORBAN GIGITAN DAN SENGATAN HEWAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA/I KELAS 11. https://doi.org/10.33859/jni
BPOM. 2019. Laporan Tahunan BPOM Data Kasus Keracunan Akibat Gigitan Dan Sengatan Serangga. Indonesia.
Feás, X. (2021). Human fatalities caused by hornet, wasp and bee stings in spain: Epidemiology at state and sub-state level from 1999 to 2018. Biology, 10(2), 1–13. https://doi.org/10.3390/biology10020073
Feás, X., Vidal, C., & Remesar, S. (2022). What We Know about Sting-Related Deaths? Human Fatalities Caused by Hornet, Wasp and Bee Stings in Europe (1994–2016). Biology, 11(2), 1–13. https://doi.org/10.3390/biology11020282
Hartono. (2025, Februari 20). Nenek di Banjarnegara Tewas Diserang Tawon Vespa Saat Cari Bambu. Diambil kembali dari detik.com: https://www.detik.com/jateng/berita/d-7759886/nenek-di-banjarnegara-tewas-diserang-tawon-vespa-saat-cari-bambu
Karyo, K., Ferianto, K., & Sayoga, B. (2022). Pengaruh Pelatihan Insect Bite Rescue Terhadap Penanganan Korban Cedera Pada Sengatan Tawon Di Desa Kenongosari Soko Tuban. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, 3(2). https://doi.org/10.47710/jp.v3i2.168
Li, N., Aoki, V., Liu, Z., Prisayanh, P., Valenzuela, J. G., & Diaz, L. A. (2022). From Insect Bites to a Skin Autoimmune Disease: A Conceivable Pathway to Endemic Pemphigus Foliaceus. Frontiers in Immunology, 13, 1–9. https://doi.org/10.3389/fimmu.2022.907424
Ridlo, M. (2019, januari 13). Serangan Tawon Baluh di Banyumas, 2 Orang Tewas. Diambil kembali dari liputan 6: https://www.liputan6.com/regional/read/3869459/serangan-tawon-baluh-di-banyumas-2-orang-tewas
Roth, E. (2024, August 29). Diambil kembali dari What to Do for a Wasp Sting: https://www.healthline.com/health/wasp-sting
Wang, M., Prince, S., Tang, Y., Zhong, X., Chen, S., Li, G., Wang, L., & Wang, W. (2021). Macroscopic hematuria in wasp sting patients: a retrospective study. Renal Failure, 43(1), 500–509. https://doi.org/10.1080/0886022X.2021.1896547