Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Kota Palembang

Main Article Content

Atika Amanda (*) atikaamanda@poltekkespalembang.ac.id
Asri Noviyanti
Tarisha Maharani
Vivi Meilanda Utami
Nurhazizah Dara Sakti
Nurhazizah Dara Sakti

(*) Corresponding Author

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang adalah metode kontrasepsi yang terdiri dari IUD,Implan, MOW dan MOP. Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dapat mencegah tingginya angka kegagalan pemakaian KB non MKJP (Pil Suntik, dan KB tradisional lainnya) dan dapat menurunkan angka fertilitas. Saat ini pengguna KB Non MKJP lebih banyak dari pada KB MKJP. Padahal KB MKJP sangat efektif menurunkan fertilitas.  Cakupan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) secara nasional pada tahun 2025 masih tergolong rendah, yaitu sekitar 20% dari total peserta KB aktif, dan belum mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah. Data sebelumnya menunjukkan bahwa cakupan MKJP pada tahun 2022 sebesar 22,41% dan masih berada di bawah target nasional, sehingga diperlukan upaya peningkatan melalui edukasi dan pelayanan kesehatan yang lebih optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertemakan tentang “Metode Kontrasepsi Jangka Panjang  (MKJP)” yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 di RT.024 Di Kelurahan Talang Jambe dan media yang digunakan berupa Leaflet dan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK). Hasil yang diperoleh adalah Pasangan Usia Subur mengetahui dan memahami mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Amanda, A., Noviyanti, A., Maharani, T., Utami, V. M., Sakti, N. D., & Sakti, N. D. (2026). Pemberdayaan Masyarakat dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 3(3), 256–262. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v3i3.135
Section
Articles
Received 2026-08-28
Accepted 2026-09-17
Published 2026-09-26

References

Artini, N. N. A., Martha, E., & Putra, I. G. N. E. (2021). Association between empowerment factors and the utilization of long-acting and permanent contraceptive methods among married women in Indonesia. Public Health and Preventive Medicine Archive, 9(1). https://doi.org/10.53638/phpma.2021.v9.i1.p08

Astuti, Laniy, dkk.2015. Faktor-Faltor Yang Berhubungan Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Cimenyan Kabupaten Bandung Tahun 2025 dalam Jurnal STIKes Darma Husada

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2025). Rencana strategis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. BKKBN.

Data Primer Laporan Puskesmas Kelurahan Talang Jambe Tahun 2025.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelayanan Kebidanan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniawati, et al. (2022). Pembinaan kader KB dalam meningkatkan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada WUS di Desa Karangrejo Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 4(3). https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i3.5406

Khobibah, et al. (2026). Pemberdayaan kader kesehatan dalam upaya peningkatan akseptor metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan 8(1). https://doi.org/10.26714/jpmk.v8i1.20630

Rokhmah, D., et al. (2020). Community-based health services and public participation in improving health outcomes. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Setyorini, Catur., Dewi, Anita., Hanifah, Lilik. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Mkjp): Scoping Review. Avicenna : Journal of Health, 5 (1). https://doi.org/10.36419/avicenna.v5i1.600

Sinaga, R., et al. (2022). Optimalisasi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan cakupan indeks keluarga sehat mengikuti program keluarga berencana pasca pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian Kesehatan.