Peningkatan Pengetahuan tentang Gaya Hidup Sehat pada Wanita Usia Subur dalam Mencegah Mioma

Main Article Content

Heni Purwati (*) hn.purwati@gmail.com
Zoelanda Pradita Putri

(*) Corresponding Author

Abstract

Miom atau mioma uteri merupakan tumor jinak pada otot rahim yang banyak dijumpai pada perempuan usia reproduksi. Kondisi ini dapat tidak bergejala, namun pada sebagian perempuan dapat menimbulkan keluhan berupa perdarahan menstruasi berlebih, nyeri panggul, anemia, gangguan kesuburan, dan masalah kehamilan. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur tentang faktor risiko, tanda gejala, gaya hidup sehat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan keterlambatan deteksi dan penanganan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini miom di Desa Gebang Malang Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto. Metode kegiatan berupa penyuluhan kesehatan dengan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, media leaflet, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Sasaran kegiatan adalah wanita usia subur sebanyak 45 reponden. Materi edukasi meliputi pengertian miom, faktor risiko, tanda gejala, dampak miom, prinsip gaya hidup sehat, pola makan gizi seimbang, aktivitas fisik, pengelolaan berat badan, istirahat cukup, penghindaran rokok, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, ditandai dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 20 responden (44,4%) menjadi 36 responden (80%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai sign. 0,000 < α 0,05 artinya terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas dapat meningkatkan pemahaman wanita usia subur dalam menerapkan gaya hidup sehat dan mengenali tanda bahaya miom sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Purwati, H., & Putri, Z. P. (2026). Peningkatan Pengetahuan tentang Gaya Hidup Sehat pada Wanita Usia Subur dalam Mencegah Mioma. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 3(2), 165–173. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v3i2.123
Section
Articles

References

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2024). Uterine fibroids. ACOG Patient FAQ. https://www.acog.org/womens-health/faqs/uterine-fibroids

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pemerintah canangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). https://kemkes.go.id/id/pemerintah-canangkan-gerakan-masyarakat-hidup-sehat-germas

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Isi Piringku: Panduan kebutuhan gizi seimbang harian. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang

Mayo Clinic. (2025). Uterine fibroids: Symptoms and causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-fibroids/symptoms-causes/syc-20354288

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Stewart, E. A., Laughlin-Tommaso, S. K., Catherino, W. H., Lalitkumar, S., Gupta, D., & Vollenhoven, B. (2016). Uterine fibroids. Nature Reviews Disease Primers, 2, 16043. https://doi.org/10.1038/nrdp.2016.43

Szydlowska, I., Nawrocka-Rutkowska, J., Brodowska, A., Marciniak, A., Starczewski, A., & Szczuko, M. (2022). Dietary natural compounds and vitamins as potential cofactors in uterine fibroids growth and development. Nutrients, 14(4), 734. https://doi.org/10.3390/nu14040734

World Health Organization. (2025). Healthy diet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

Yang, Q., Ciebiera, M., Bariani, M. V., Ali, M., Elkafas, H., Boyer, T. G., & Al-Hendy, A. (2021). Association between obesity and the risk of uterine fibroids: A systematic review and meta-analysis. Journal of Epidemiology and Community Health, 75(2), 197-204. https://doi.org/10.1136/jech-2019-213364

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.