Sosialisasi Penanganan Kegawatdarutan Tersedak pada Remaja

Main Article Content

Refa Teja Muti (*) refatejamuti@uhb.ac.id

(*) Corresponding Author

Abstract

Tersedak atau choking merupakan situasi darurat yang perlu segera ditangani, penundaan pada penanganan ini dapat berdampak terhadap kematian karena tersedak mengakibatkan penyumbatan yang dapat menghalangi pernafasan di paru-paru. Seseorang diharapkan dapat melakukan pertolongan pertama khususnya pada seseorang yang mengalami tersedak dikarenakan penanganan tersedak merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Tujuan program pengabdian ini untuk memberikan edukasi penanganan kegawatdarutan tersedak pada remaja di Desa Sambirata. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan edukasi tentang pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak sebelum dan sesudah edukasi. Peserta pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 remaja. Alar ukur yang digunakan untuk evaluasi program pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak. Hasil evaluasi tingkat pengetahuan pretest dan posttest pelatihan penanganan kegawatdarutan tersedak di Desa Sambirata diperoleh hasil rata-rata skor pretest 7,3 dengan nilai minimal 5 dan nilai maksimal 9. Hasil post test mengalami peningkatan menjadi rata-rata 8,93 dengan skor minimal 7.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muti, R. T. (2026). Sosialisasi Penanganan Kegawatdarutan Tersedak pada Remaja. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 3(1), 53–60. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v3i1.109
Section
Articles

References

Ain, H. (2019). Penanganan Sumbatan Benda Asing pada Anak Berbasis Critical Care Caring. Jakarta: Media Sahabat Cendekia.

Amila, Sembiring, E., & Sipayung, N. P. (2023). Edukasi Kesehatan dan Pertolongan Pertama Choking (Tersedak) Pada Siswa SMA Swasta Medan. Komunita: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 153–159. https://doi.org/10.60004/komunita.v2i2.67

Anggeriyane, E., Rahayu, S. F., & Suwandewi, A. (2022). Buku Praktikum Pengkajian Khusus Lansia. Penerbit NEM.

Ariyani, H., & Rosidawati, I. (2020). Literature Review: Penggunaan Triase Emergency Severity Index (Esi) Di Instalasi Gawat Darurat (Igd). Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 20(2), 143. https://doi.org/10.36465/jkbth.v20i2.606

Harigustian, Y. (2020). Tingkat Pengetahuan Penanganan Tersedak Pada Ibu Yang Memiliki Balita di Perumahan Graha Sedayu Sejahtera. Jurnal Keperawatan, 12(3), 162–169.

Jainurakhma, J., Hariyanto, S., Mataputun, D. R., Silalahi, L. E., Koerniawan, D., Rahayu, C. E., & Umara, A. F. (2021). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. Yayasan Kita Menulis.

Purnamasari, V. (2023). Pengenalan dan Simulasi Pertolongan Pada Korban Tersedak Dengan Metode Five To Five Pada Siswa Smk Palapa Pare Kediri. Wasathon: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol 01 No 04 Oktober 2023.

Pratiwi, W. T. U., Kanita, M. W., & Utami, R. D. P. (2023). Pengaruh metode Role Playing Self Efficacy Ibu Dalam Pertolongan Pertama Tersedak Di Posyandu Dusun Taring Jawa Tengah. Tesis, Universitas Kusuma Husada Surakarta.

Reid, A., Hinton-Bayre, A., Vijayasekaran, S., & Herbert, H. (2020). Ten years of paediatric airway foreign bodies in Western Australia. International Journal of Pediatric Otorhinolaryngology, 129, 109760.

Sulistiyani & Ramdani. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Booklet tentang Penanganan Tersedak pada Anak terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu di Desa Karangsari. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 4(1), 11–25.

Suparti, S., & Amelia, V. L. (2019). Ibm Penanganan Kegawatdaruratan Tersedak Pada Anak Bagi Kader Aisyiyah Desa Pamijen. Prosiding Seminar Nasional LPPM UMP, 1, 167–170.

Wulandari, N. A., Fanani, Z., & Prayogi, B. (2022). Buku Ajar Pertolongan Pertama Pada Anak Sakit. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.