Edukasi Senam Kaki Diabetes pada Lansia dengan Diabetes Melitus di Desa Megawon Kabupaten Kudus
Main Article Content
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis tidak menular yang sering terjadi pada lansia akibat penurunan fungsi fisiologis dan perubahan gaya hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang DM serta mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap kadar gula darah. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Posyandu Kenanga, Desa Megawon Jati, Kabupaten Kudus, dengan 18 lansia penderita DM. Metode meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), aplikasi senam kaki diabetik, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan rata-rata GDS menurun dari 123,167 mg/dL menjadi 104,278 mg/dL. Disimpulkan bahwa senam kaki diabetik efektif meningkatkan pengetahuan lansia dan membantu pengendalian kadar gula darah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arslan, A., & Dosay-akbulut, M. (2023). Diabetes and Alternative Treatment Models. 26(10), 39–58. https://doi.org/10.9734/JABB/2023/v26i10662
Ekasaputri, A. (2022). Senam diabetes terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes melitus tipe ii. 777–781.
Fauziyah. (2025). Implementasi Senam Kaki Dm Terhadap Stabilitas Kadar Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Militus Di Rumah Pelayanan Sosial Panti Werdha Pucang Gading Semarang.
Kesehatan, P., & Denpasar, K. (n.d.). Gambaran Pemberian Terapi Senam Kaki Diabetes.
Lukman, Aguscik, & Agustini, V. A. (2023). Penerapan Manajemen Nutrisi Pada Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Tipe Ii Dengan Masalah Keperawatan Defisit Nutrisi. 8, 26–42.
Prabandari, A. S., Pramonodjati, F., Sari, A. N., & Lestari, K. A. (2022). Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus pada Lansia di Wilayah TPA Putri Cempo Surakarta Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu. Dm, 72–77.
Prakoso, A. B., Am, A. I., Meliasari, F., & Ariani, E. D. (2024). Pencegahan Kejadian Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia Melalui Upaya Screening Dan Penyuluhan Pengetahuan Umum Diabetes Melitus Bersama Posyandu Mardirahayu III. 2(1), 8–16.
Setianto, A., Maria, L., & Firdaus, A. D. (2023). Diabetes Mellitus Usia Dewasa Dan Lansia. 12(November), 98–106.
Widiawati, S., Kalpataria, W., Jambi, R. M., & Diabetes, S. K. (2020). Implementasi Senam Kaki Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus di RSUD Raden Mattaher Jambi. 2(1), 6–14.
Wulandari, R., Afdhal, F., Rimbawati, Y., Picaso, P., Sheva, A., Studi, P., Keperawatan, D., Kader, U., & Palembang, B. (2025). Mengalami Diabetes Melitus Dengan Masalah Keperawatan Hiperglikemi
Yulianti, Y., Januari, R. S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Kesehatan, P., Ciemas, M., & Kunci, K. (2021). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Mellitus terhadap Kadar Gula Darah Penderita DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciemas. 4.